
Kandungan bahan aktifnya termasuk golongan insektisida, senyawa kimia pembasimi serangga yang tidak semestinya masuk ke dalam tubuh manusia. Karena termasuk insektisida, sebetulnya tidak ada obat antinyamuk yang betul2 aman buat manusia. Biasanya, semakin ampuh suatu insektisida, semakin tidak aman buat manusia. Efek buruknya dari gangguan saraf, fungsi liver dan ginjal, system pernapasan hingga efek karsinogenik dalam jangka panjang.
OBAT NYAMUK BAKAR. Yang relatif paling berbahaya adalah sediaan obat antinyamuk bakar. Penyebabnya tak lain karena inhalasi (hirupan) merupakan jalur cepat insektisida menuju paru-paru sekaligus peredaran darah. Celakanya, tradisi meletakkan obat antinyamuk di bawah kita malah seolah mendapat pembenaran karena sebagian iklan obat antinyamuk bakar di televisi member gambaran seperti itu. Agar asap yang dihirup sesedikit mungkin, obat antinyamuk sebaiknya ditaruh di tempat yang jauh dari kepala, misalnya saja di dekat kaki. Dan disarankan hanya dipakai di ruangan yang punya ventilasi cukup dan memungkinkan adanya sirkulasi udara.
OBAT NYAMUK SEMPROT. Penyemprotan ruangan sebaiknya dilakukan sekitar dua jam sebelum tidur. Akan lebih baik jika udara juga diberi kesempatan untuk bersirkulasi lebih dulu. Untuk meminimalkannya, kita bias menandai bagian atas dan alas bantal. Sebelum ruangan disemprot, bantal dibalik sehingga bagian atas berada di bawah.

OBAT NYAMUK OLES. Yang ini mengandung DEET yang bias mengiritasi kulit yang sensitif. Harus digunakan secara hati-hati pada anak-anak. Tak perlu dioleskan tebal-tebal. Aroma wangi sama sekali tidak mengurangi tingkat bahayanya buat kesehatan.
No comments:
Post a Comment