Tuesday, April 1, 2008

Cowok Juga Bisa Kena Kanker Payudara

Penyakit ini emang biasa kita kenal menyerang wanita. Tapi ternyata pria juga bisa kena! Emang sih, perbandingannya paling banter hanya sekitar 1-5% dari seluruh kasus kanker payudara. Jadi, jika ada 100 orang penderita kanker payudara, hanya 1-5 orang diantaranya berjenis kelamin pria. Selebihnya wanita.

Tidak berbeda dengan kanker payudara pada wanita, faktor penyebab dan sifat tumbuh kembang sel kankernya sama. Pemeriksaan diagnostiknya serupa, pencegahan dan terapinya pun tak berbeda. Yang berbeda hanya pada jenis kelamin inang yang ditumbuhi sel kanker itu.
Faktor Penyebab

Faktor genetika. Jika di dalam keluarganya terdapat riwayat kanker (kanker apa saja) bukan tidak mungkin salah satu anggota keluarganya terkena kanker payudara. Faktor genetika punya peran 5-7% dari keseluruhan faktor. Payudara pria yang montok harus diwaspadai jika itu bagian dari obesitar karena obesitas merupakan salah satu factor resiko.

Faktor usia. Usia di atas 50 tahun lebih rentan. Bahkan belakangan ditemui pasien kanker payudara berusia 35 dan 21 tahun! Jadi pria “balita” punya alasan untuk tidak mewaspadai penyakit ini. Kanker payudara menyerang perlahan. Terjadi jauh sebelum korban berusia 50-an tahun.

Faktor ketidakseimbangan hormonal. Pada pria, yang dominan hormone androgen dan pada wanita, estrogen. Jika kesetimbangan hormonal ini terganggu, risiko seorang pria bias meniingkat. Kanker payudara bersifat hormonal independent, dipengaruhi oleh aktivitas hormonal. Jika hormon androgen menurun, dan estrogen meningkat, misalnya.


Kanker ini dimulai dari sel kecil yang terus menggandakan diri. Mulanya berupa benjolan kecil di belakang puting susu. Pasalnya, payudara pria tidak seperti milik wanita yang lunak dan bervolume sehingga adanya bagian yang mengeras relative lebih mudah dibedakan dari jaringan normal. Payudara pria juga tidak bias dimamografi, karena bentuknya ‘dua dimensi’. Diagnosisnya ditegakkan lewat pemeriksaan USG dan biopsi. Terapinya pun sama: operasi, radiasi dan kemoterapi. Jika ukuran jaringan tumornya belum melebihi 2 cm, kanker payudara masih bias disembuhkan secara sempurna. Jika lebih dari 5 cm, akan lebih sulit.

Kanker itu curable (bisa disembuhkan). Dr.Sutjipto mengakui ada obat-obat tradisional tertentu yang memang bias meningkatkan kekebalan tubuh dan menurunkan aktivitas sel tumor. Kanker payudara pada pria pun bisa dicegah. Benih tidak akan tumbuh kalau tidak “dipupuk”. Dalam hal ini, “pupuk” ini bias berasal dari gaya hidup yang tidak sehat, stress, konsumsi alcohol, kebiasaan merokok, polusi, dan sejenisnya. Dan pria di atas umur 40 sebaiknya secara rutin melakukan general check-up tiap 3-4 tahun sekali.

No comments:

Post a Comment