Thursday, May 22, 2008

Atlantis yg Hilang Itu Adalah Indonesia?

Musibah alam beruntun dialami Indonesia. Mulai dari tsunami di Aceh hingga yang mutakhir semburan lumpur panas di Jawa Timur. Hal itu mengingatkan kita pada peristiwa serupa di wilayah yang dikenal sebagai Benua Atlantis. Apakah ada hubungan antara Indonesia dan Atlantis?

Plato (427 - 347 SM) menyatakan bahwa puluhan ribu tahun lalu terjadi berbagai letusan gunung berapi secara serentak, menimbulkan gempa, pencairan es, dan banjir. Peristiwa itu mengakibatkan sebagian permukaan bumi tenggelam. Bagian itulah yang disebutnya benua yang hilang atau Atlantis.

Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Aryso Santos, menegaskan bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang disebut Indonesia. Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun, ia menghasilkan buku Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato’s Lost Civilization (2005). Santos menampilkan 33 perbandingan, seperti luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah Indonesia. Sistem terasisasi sawah yang khas Indonesia, menurutnya, ialah bentuk yang diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di Meksiko.

Konteks Indonesia
Bukan kebetulan ketika Indonesia pada tahun 1958, atas gagasan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja melalui UU no. 4 Perpu tahun 1960, mencetuskan Deklarasi Djoeanda. Isinya menyatakan bahwa negara Indonesia dengan perairan pedalamannya merupakan kesatuan wilayah nusantara. Fakta itu kemudian diakui oleh Konvensi Hukum Laut Internasional 1982. Merujuk penelitian Santos, pada masa puluhan ribu tahun yang lalu wilayah negara Indonesia merupakan suatu benua yang menyatu. Tidak terpecah-pecah dalam puluhan ribu pulau seperti halnya sekarang.

Santos menetapkan bahwa pada masa lalu itu Atlantis merupakan benua yang membentang dari bagian selatan India, Sri Lanka, Sumatra, Jawa, Kalimantan, terus ke arah timur dengan Indonesia (yang sekarang) sebagai pusatnya. Di wilayah itu terdapat puluhan gunung berapi yang aktif dan dikelilingi oleh samudera yang menyatu bernama Orientale, terdiri dari Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Teori Plato menerangkan bahwa Atlantis merupakan benua yang hilang akibat letusan gunung berapi yang secara bersamaan meletus. Pada masa itu sebagian besar bagian dunia masih diliput oleh lapisan-lapisan es (era Pleistocene). Dengan meletusnya berpuluh-puluh gunung berapi secara bersamaan yang sebagian besar terletak di wilayah Indonesia (dulu) itu, maka tenggelamlah sebagian benua dan diliput oleh air asal dari es yang mencair. Di antaranya letusan gunung Meru di India Selatan dan gunung Semeru/Sumeru/Mahameru di Jawa Timur. Lalu letusan gunung berapi di Sumatera yang membentuk Danau Toba dengan pulau Somasir, yang merupakan puncak gunung yang meletus pada saat itu. Letusan yang paling dahsyat di kemudian hari adalah gunung Krakatau (Krakatoa) yang memecah bagian Sumatera dan Jawa dan lain-lainnya serta membentuk selat dataran Sunda.

Atlantis berasal dari bahasa Sanskrit Atala, yang berarti surga atau menara peninjauan (watch tower), Atalaia (Potugis), Atalaya (Spanyol). Plato menegaskan bahwa wilayah Atlantis pada saat itu merupakan pusat dari peradaban dunia dalam bentuk budaya, kekayaan alam, ilmu/teknologi, dan lain-lainnya. Plato menetapkan bahwa letak Atlantis itu di Samudera Atlantik sekarang. Pada masanya, ia bersikukuh bahwa bumi ini datar dan dikelilingi oleh satu samudera (ocean) secara menyeluruh.

Ocean berasal dari kata Sanskrit ashayana yang berarti mengelilingi secara menyeluruh. Pendapat itu kemudian ditentang oleh ahli-ahli di kemudian hari seperti Copernicus, Galilei-Galileo, Einstein, dan Stephen Hawking.

Santos berbeda dengan Plato mengenai lokasi Atlantis. Ilmuwan Brazil itu berargumentasi, bahwa pada saat terjadinya letusan berbagai gunung berapi itu, menyebabkan lapisan es mencair dan mengalir ke samudera sehingga luasnya bertambah. Air dan lumpur berasal dari abu gunung berapi tersebut membebani samudera dan dasarnya, mengakibatkan tekanan luar biasa kepada kulit bumi di dasar samudera, terutama pada pantai benua. Tekanan ini mengakibatkan gempa. Gempa ini diperkuat lagi oleh gunung-gunung yang meletus kemudian secara beruntun dan menimbulkan gelombang tsunami yang dahsyat. Santos menamakannya Heinrich Events.

Dalam usaha mengemukakan pendapat mendasarkan kepada sejarah dunia, tampak Plato telah melakukan dua kekhilafan, pertama mengenai bentuk/posisi bumi yang katanya datar. Kedua, mengenai letak benua Atlantis yang katanya berada di Samudera Atlantik yang ditentang oleh Santos. Penelitian militer Amerika Serikat di wilayah Atlantik terbukti tidak berhasil menemukan bekas-bekas benua yang hilang itu. Oleh karena itu tidaklah semena-mena ada peribahasa yang berkata, “Amicus Plato, sed magis amica veritas.” Artinya,”Saya senang kepada Plato tetapi saya lebih senang kepada kebenaran.”

Namun, ada beberapa keadaan masa kini yang antara Plato dan Santos sependapat. Yakni pertama, bahwa lokasi benua yang tenggelam itu adalah Atlantis dan oleh Santos dipastikan sebagai wilayah Republik Indonesia. Kedua, jumlah atau panjangnya mata rantai gunung berapi di Indonesia. Di antaranya ialah Kerinci, Talang, Krakatoa, Malabar, Galunggung, Pangrango, Merapi, Merbabu, Semeru, Bromo, Agung, Rinjani. Sebagian dari gunung itu telah atau sedang aktif kembali.

Ketiga, soal semburan lumpur akibat letusan gunung berapi yang abunya tercampur air laut menjadi lumpur. Endapan lumpur di laut ini kemudian meresap ke dalam tanah di daratan. Lumpur panas ini tercampur dengan gas-gas alam yang merupakan impossible barrier of mud (hambatan lumpur yang tidak bisa dilalui), atau in navigable (tidak dapat dilalui), tidak bisa ditembus atau dimasuki. Dalam kasus di Sidoarjo, pernah dilakukan remote sensing, penginderaan jauh, yang menunjukkan adanya sistim kanalisasi di wilayah tersebut. Ada kemungkinan kanalisasi itu bekas penyaluran semburan lumpur panas dari masa yang lampau.
Bahwa Indonesia adalah wilayah yang dianggap sebagai ahli waris Atlantis, tentu harus membuat kita bersyukur. Membuat kita tidak rendah diri di dalam pergaulan internasional, sebab Atlantis pada masanya ialah pusat peradaban dunia. Namun sebagai wilayah yang rawan bencana, sebagaimana telah dialami oleh Atlantis itu, sudah saatnya kita belajar dari sejarah dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan mutakhir untuk dapat mengatasinya.

Rasi Bintang ke-13 ???

Belakangan ini heboh penemuan rasi bintang baru dalam jajaran astronomi yang menjadikan Ophiuchus sebagai zodiac ke 13 menggeser semua jajaran zodiac yang sudah ada.

Ophiuchus adalah salah satu dari 88 rasi bintang dan juga satu dari 48 rasi yang didaftar oleh astronom ternama dunia, Cladius Ptolemaeus (Ptolemy), yang hidup tahun 90 hingga tahun 168. Ophiucus yang dalam bahasa Yunani berarti si Penangkap Ular ini menjadi satu-satunya yang tidak memiliki lambang astrologi. Mengapa tahun ini tiba-tia Ophiuchus dimasukkan dalam sistem penamaan Zodiak? Versi ilmiah ceritanya bermula saat rasi bintang ditemukan kembali oleh astronom saat mendekati matahari Februari 2006 silam.

Adalah astronom Denmark, Tycho Brahe, pada tahun 1572 yang pertama kali melihat kemunculanrasi itu. Nah, rasi yang baru menampakkan dirinya lagi ini, sebelumnya tidak dikenali dan hanya disebut sebagai New Star.

Rasi bintang Ophiuchus pertama kali muncul di abad kedua. Ptolemy mendaftarkan sebagai bintang ke-29 dari 48 rasi bintang. Diperkirakan rasi ini akan muncul kembali dalam jangka waktu 1.700 tahun lagi. Alasan Ophiucus tidak dimasukkan dalam astrologi barat selama ratusan tahun karena hanya ada 12 rasi bintang yang selama ini mengikuti perputaran benda-benda langit dalam sistem tata surya seperti bulan, planet, dan matahari. Karena baru, para astronot belum menemukan karakteristik serra peruntungan orang-orang yang lahir di zodiak Ophiuchus.

Namun demikian, apa yang menjadi pedoman para astrolog kini sudah tidak relavan lagi jika dicocokkan dengan kondisi sekarang. Artinya, tanggal-tanggal seperti tercantum dalam masing-masing zodiak tersebut tidak lagi kondisinya secara astronomis dengan waktu sekarang. Bahkan, ternyata pita zodiak kini tidak terdiri hanya atas 12 rasi saja, akan tetapi pada periode tertentu matahari juga melewati rasi non zodiak, yaitu rasi Ophiuchus yang berada diantara Scorpius dan Sagitarius, sehingga seharusnya Ophiuchus menjadi zodiak ke-13.

Bintang Ophiuchus yang baru letaknya dekat dengan tengah galaksi bima sakti, antara Scorpius dan Sagitarus. Dari Sagitarius ke timur dan dari Scorpius ke barat. Tanggalannya antara 19 November sampai 18 Desember. Simbol astrologinya tidak ada. Tetapi gambarnya menurut sejarah adalah gambar orang dibelit ular. Banyak teori tentang gambar itu, salah satunya adalah Apollo yang sedang berkelahi dengan piton. Ramalan untuk orang berbintang ini mungkin belum ada, jadi jangan tanya sama Mama Laurent dulu.

Menurut ahli astronomi, bintang Ophiuchus itu justru lebih banyak mengenai garis putar bumi daripada bintang Scorpius. Tapi karena Scorpius jauh lebih bersinar sementara bintang Ophiuchus kurang bersinar, maka Scorpiuslah yang jadi bintang.

Kenapa hal ini dapat terjadi? Jawabannya adalah perjalanan waktu akibat peristiwa yang disebut “presesi bumi” yang menjadi penyebab. Seiring berjalannya waktu dari tahun ke tahun dan dari abad ke abad berikutnya terjadi pergeserang terhadap titik Aries (Ekuinox) yang menadi acuan awal durasi zodiak ini akibat presesi bumi. Besarnya pergeseran tersebut memang sangat kecil, yaitu 0.0139 derajat setiap tahun. Tapi jika itu terjadi 2000 tahun yang lalu hingga sekarang (2000 x 0.0139 derajat = 27.8 derajat), sehingga yang disebut titik Aries kini tidak lagi terletak di rasi Aries, melainkan sudah bergeser di rasi Pisces dan akan terus bergeser. Nantinya, setelah 25.800 tahun berlalu, titik ini akan kembali lagi di rasi Aries. Artinya, tanggal yang menjadi pedoman horoskop bergesr cukup jauh dari rasinya, sebuah angka tidak pernah diperhitungkan oleh para astrolog.


ZODIAK BERTAMBAH

CAPRICORNUS :
21 Januari – 18 Februari (26 hari)
Karakteristik Umum: Pendiam, rajin, ambisius, materialis, gengsi tinggi, suka memerintah, suka memperalat orang lain.

AQUARIUS :
16 Februari – 11 Maret (24 hari)
Karakteristik Umum: Tenang, objektif, jenius, penuh ide, cepat mengerti.

PISCES :
11 Maret – 18 April (38 hari)
Karakteristik Umum: Sangat perasa (dari sisi manusiawi), penuh cinta, praktis, suka mengkhayal.

ARIES :
18 April – 13 Mei (25 hari)
Karakteristik Umum: Agresif, enerjik, impulsif, pemimpin, tidak sabaran, egois, cepat emosi.

TAURUS :
13 Mei – 22 Juni (40 hari)
Karakteristik Umum: Keras kepala, materialistis, pasif, ramah, sabar, praktis, setia, toleran.

GEMINI :
22 Juni – 21 Juli (29 hari)
Karakteristik Umum: Lincah, pandai berbicara, tidak stabil, mudah berubah-ubah, mudah gugup, sangat peka.

CANCER :
21 Juli – 10 Agustus (20 hari)
Karakteristik Umum: Sentimentil, setia, penuh perhatian, sulit memaafkan, daya ingat kuat.

LEO :
10 Agustus – 16 September (37 hari)
Karakteristik Umum: Suka memimpin, dermawan, penuh gaya, aristokratik, congkak, percaya diri tinggi.

VIRGO :
16 September – 31 Oktober (45 hari)
Karakteristik Umum: Praktis, analitis, krisis, berkepala dingin, logis, rajin, sederhana.

LIBRA :
31 Oktober – 23 November (23 hari)
Karakteristik Umum: Penuh keraguan, bimbang, adil, pandai bermuka dua, naluri kuat, mempesona.

SCORPIO :
23 November – 29 November (6 hari)
Karakteristik Umum: Panjang akal, pendiam, pendendam, gigih, tekun.

OPHIUCHUS : (Gue, 7 Desember)
29 November – 18 Desember (19 hari)
Karakteristik Umum: Belum dikategorikan

SAGITARIUS :
18 Desember – 21 Januari (34 hari)
Karakteristik Umum: Berjiwa petualang, pandai, suka kebebasan, mandiri, pandai berdiplomasi, berpandangan luas. (www.google.com)

Sunday, May 18, 2008

Kabar Gembira dari KeepVid.com

Kemaren kan gue bahas tentang gimana cara download video di YouTube. Salah satu alternatif yang gue tawarin adalah KeepVid, selain Vixy. Tapi sekarang, gue 100% nyaranin loe buat download di YouTube via KeepVid! Soalnya sekarang dia menyediakan link untuk download video yang pengen kita ambil gak cuma yang berformat FLV, tapi juga MP4! Tentunya format baru yang disediakan ini lebih High Quality dan gak suka cacat juga, kalo didownload.


Cara yang dibutuhin juga gak beda (alias sama) kayak cara download yang lama, yang juga gue pernah bahas di blog ini. Bedanya, sekarang mereka menyediakan 2 format video yang bisa dipilih. Berhubung format MP4 lebih menjanjikan, gue lebih nyaranin format video yang satu ini.

Gue jadi pengen download semua video Ramiele lagi neh...

Monday, May 12, 2008

Mana Ujan, Becek, Gak Ada Ojek!

Hahaha... Trademark Cinta Laura yang itu beken juga ya? Sampe-sampe ada orang yang bikin lagu dari potongan suara Cinta. Logat bulenya bikin orang tambah suka sama dia, tapi ada juga yang tambah ilfil sama dia. Kalo gue sih netral-netral aja...

Mana Ujan, Gak Ada Ojek, Becek! Di lagu itu emang cuma ada kata-kata itu dong. Tapi unik aja, mending loe denger sendiri deh. Download video FLV disini, atau MP3nya aja disini. Gue saranin mending videonya aja. Coz disitu ada potongan-potongan mukanya Cinta gitu. Ada yang lagi keujanan, ada juga tukang ojek yang kena becek... Tapi kalo dari segi kualitas suara, lebih bagus MP3nya. Coz durasinya lebih panjang, dan lebih kerasa remixnya. Duh, gue gak bisa rekomendasiin. Dua-duanya aja deh!

Si Katro, Jason Castro


Akhirnya... Result Show American Idol yang gue tunggu-tunggu tiba juga, dimana Jason tersisih dari kompetisi ini. Abis gayanya pera sih! Nyeselin... Emang sih, di awal-awal dia memukau juri, termasuk Simon. Tapi lama-lama tu orang jadi gede kepala. Jadi ngerasa hebat. Padahal mah biasa aja. Belakangan dia dapet kritik pedas dari juri. Ya emang, dari gayanya udah keliatan personality-nya, nyebelin.

Yang bikin gue tambah sebel lagi, pas Result Show Top 9, dimana Ramiele tersisih, dia nyengir. Kayak puas gitu. Kalo peserta yang lain sedih, ya emang harus sedih. Tapi dia doang yang senyum. Kan nyebelin. Seakan-akan dia seneng gitu, ngeliat Ramiele tersisih. Untung... aja dia gak masuk Top 3. Kalo masuk, gue gak bakal nonton American Idol lagi.


Tersisihnya Jason menurut gue terlambat. Harusnya dia udah cabut dari Result Show saat Kristy tersisih. Tapi gak apa-apa deh, yang penting tu orang gak jadi idola Amerika.